Laman

Aku Nggak Mau Terlalu

Aku nggak mau terlalu keras atau terlalu lembek, karena aku bukan batu juga bukan bubur, aku mau yang biasa-biasa saja, yang pas-pas saja.

Aku nggak mau terlalu panas atau terlalu dingin, karena aku bukan api juga bukan es, aku mau yang hangat normal saja.

Aku nggak mau terlalu kaya atau terlalu miskin, karena terlalu kaya seperti memanggul beban di atas kepala dan terlalu miskin seperti menyeret beban sepanjang jalan, aku mau yang cukup-cukup saja.

Aku nggak mau terlalu kuat atau terlalu lemah, karena aku nggak mau menindas atau ditindas orang lain, aku ingin sehat kuat yang umum saja.

Aku nggak mau terlalu baik atau terlalu jelek, karena aku takut dipuja atau dibenci, aku mau yang sedang-sedang saja, yang bebas-bebas saja.

Aku nggak mau terlalu lurus atau terlalu bengkok, karena aku bukan penggaris juga bukan busur, aku manusia biasa.

Aku nggak mau 'terlalu' pintar atau terlalu bodoh, karena aku nggak mau minterin orang lain ataupun dibodohin orang lain, aku ingin pintar lahir dan batin saja.

Aku nggak mau terlalu mudah atau terlalu sulit, karena terlalu mudah membuatku cenderung meremehkan dan kurang bersyukur, sedangkan terlalu sulit membuatku berkeluh kesah dan lupa bersyukur, aku ingin yang sewajarnya saja.

Pokoknya aku nggak mau terlalu ke kiri ataupun terlalu ke kanan, aku ingin di tengah-tengah saja, itu lebih aman. Kalaupun suatu waktu terlihat aku agak condong ke kiri atau agak condong ke kanan, pasti itu karena kondisi darurat saja. Atau mungkin aku sedang lupa, nantipun kalau sudah ingat pasti akan ke tengah lagi. Harap maklum.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

[Ke Atas]